followers

Selasa, 6 Disember 2011

Para Da'e ambil perhatian;- Prinsip Dakwah~

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu... Bismillahirrohmanirohim..

Imam Al-Banna telah memberikan beberapa prinsip yang sangat berharga di dalam melaksanakan dakwah. Prinsip-prinsip ini dapat membantu kita dalam menghin-darkan diri dari berbagai bencana dalam dakwah serta dapat menyempurnakan tu-gas dakwah kita dengan sukses.

1.         Menjauhi persoalan khilafiah


Pertama kita harus berpegang bahwa persatuan ummat adalah satu perkara yang dharuri. Meskipun demikian, kita harus menyadari bahwa perselisihan penda-pat adalah sesuatu yang tak dapat dielakkan. Imam Al-Banna menjelaskan ten-tang penyebab perselisihan pendapat di kalangan mazhab, misalnya perbedaan kekuatan akal di dalam menggali hukum, perbedaan suasana masyarakat, perbe-daan penerimaan rawi hadits, dsb. Beliau bahkan menjelaskan bahwa ijma’ da-lam masalah furu’iah adalah sesuatu yang hampir mustahil.
Sikap kita dalam menghadapi khilafiah adalah saling memaafkan satu sama la-in.
“Para sahabat berselisih pendapat antara satu dengan yang lain di dalam memberikan fatwa, tetapi apakah perselisihan ini membawa perselisihan di dalam hati mereka? Apakah perselisihan ini memecahkan persatuan atau ikatan mereka? Contoh yang paling dekat adalah tidak adanya per-selisihan di antara mereka di dalam menentukan shalat Asyar di bani Quraiza.....”
Masalah ini bukan hanya terhadap khilafiah fiqih saja, melainkan juga ter-hadap perselisihan di antara jamaah-jamaah Islamiah hari ini. Mengenai perselisihan pendapat, Imam Al-Banna memberikan nasihat:
“Kita saling menolong dalam masalah-masalah yang kita setujui dan
saling memaafkan dalam masalah-masalah yang kita berbeda pendapat”

2.         Tujuan adalah masalah yang pokok (usul) dalam kerja, dan amalan adalah sampingannya (furu’).


Ini merupakan prinsip yang sangat penting. Di dalam bekerja kita sering menekankan masalah pencapaian tujuan dan hal ini sudah menjadi kepastian.  Namun dalam kegairahan kita bekerja dan beramal dalam jama’ah dan dakwah, kita sering terlupa akan tujuan utama kita bekerja---yaitu apakah matlamat dasar dakwah kita. Prinsip ini menegaskan kepada kita bahwa tujuan asal adalah yang menjadi pokok kerja kita, sementara cara-cara (perencanaan, penyusunan, strategi, dsb) adalah hasil matlamat asal kita.
Penyelewengan yang berlaku di dalam dakwah hari ini adalah usaha mementing-kan jama’ah ataupun organisasi melebihi dakwah, ataupun ta’asub yang kuat dengan usaha dan strategi masing-masing. Kesemuanya ini adalah akibat dari para du’at yang melupakan tujuan asal kita berada di medan dakwah.

3.         Perlu menjaga masalah-masalah asasi dalam dakwah.


Di dalam kesibukan berdakwah, para da’i sering-sering lalai terhadap masalah-masalah dasar dalam dakwah. Di antara masalah-masalah itu adalah keikhlasan dalam beramal, hubungan dengan Allah SWT, hubungan dengan AlQur’an dan Sunnah, pembentukan keluarga, sensitifitas terhadap keperluan saudara maupun tetangga, dll.
Di antara masalah utama yang lain adalah pentingnya tarbiyah. Seorang Da’i, dalam peringkat manapun harus senantiasa dalam suasana tarbiyah dan pengo-kohan iman. Proses tarbiyah adalah adalah proses yang tak ada putusnya dan tak ada ujungnya.

3.         Pandangan terhadap seruan-seruan lain


Imam Al-Banna menyebutkan tentang pandangan dakwah terhadap seruan-seruan lain seperti seruan wataniah (ketanahairan) dan qaumiah (nasionalisme).  Pandangan beliau adalah bahwa seruan nasionalisme yang dapat diterima adalah seruan untuk membebaskan tanah air dari penjajahan. Wataniah yang diterima adalah wataniah yang berdasarkan ikatan aqidah.
Seandainya nasionalisme yang dimaksud adalah kebanggaan untuk mengikuti kebaikan-kebaikan generasi pendahulu ataupun nasionalisme untuk perjuangan demi dien Allah, maka itu adalah nasionalisme yang diterima. Namun bila nasionalisme ini bersifat jahiliyah, yaitu merasa tinggi dan congkak dengan keturunan sendiri ataupun nasionalisme yang mengajak kepada permusuhan dan memandang rendah kepada bangsa lain, maka ini adalah nasionalisme yang di-tolak.
Semuanya ini didasarkan atas pandangan Islam yang tidak menafikan keberada-an bangsa-bangsa, namun Islam menafikan permusuhan dan perasaan lebih tinggi satu bangsa di atas bangsa lain. Asas ketinggian hanynalah ketak-waan kepada Allah.

4.         Jalan Yang Jauh


Setelah membicarakan keseluruhan jalan dakwah ini, Imam Al-Banna mengungkap-kan kata-kata berikut:
“Tetapi saya merasa terperanjat bila saya dapati bahwa hampir semuanya setuju bahwa jalan ini terlalu jauh sekalipun keberhasilannya mereka akui” Namun kita harus ingat bahwa:
“Hakikat hari ini adalah impian kemarin dan impian hari ini adalah hakikat
hari esok”
Perjuangan ini haruslah disertai dengan keyakinan yang mendalam akan perto-longan dan janji Allah. Perjalanan ini adalah perjalanan yang jauh dan dipenuhi dengan berbagai kesukaran dan ujian. Tiada kekuatan yang dapat mengarunginya kecuali hanya dengan kekuatan Allah saja. Imam Al-Banna selanjutnya menegaskan bahwa kita tidak mengenal kata putus asa dan lemah di dalam perjuangan ini. Beliau membawa kisah nabi Musa a.s. di dalam surat Al-Qasas sebagai contoh.


“Demikianlah wahai saudara, apa yang ingin saya bicarakan dengan saudara mengenai dakwah kita, pembicaraan yang dapat saudara ta’birkan. Dan saudara adalah Yusuf yang mampu membuat penafsiran atas impian ini.  Bila saudar tertarik melihat keadaan kami, maka letakkanlah tangan saudara bersama dengan tangan kami: kita beramal bersama-sama di atas jalan ini.  Allah adalah wakil kita yang memberi taufik kepada kita dan saudara.  Dialah tempat kita berserah, Dialah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong” (Hassan Al-Banna)

Isnin, 5 Disember 2011

Kepada Kaum Wanita, Penting(Pemerkosaan Visual)

<::: PERHATIAN KEPADA SEMUA KAUM WANITA (PERKOSAAN VISUAL) :::>







Ketika kita masuk ke toilet, bilik mandi, bilik hotel, ruang ganti pakaian, dan lain-lain, seberapa besar anda yakin bahawa cermin yang tergantung di dinding dan kelihatannya seperti cermin biasa itu memang benar-benar cermin biasa, atau sebenarnya itu adalah cermin dua arah (orang di belakang cermin boleh melihat anda, sementara anda tidak dapat melihat mereka).

Banyak tempat di mana orang memasang cermin 2 arah di dalam ruang ganti pakaian wanita, namun tidak menutup kemungkinan juga di ruang ganti lelaki. Adalah sangat sulit untuk secara jelas mengindentifikasi permukaannya hanya dengan melihatnya saja. Saatnyalah kita untuk berhati-hati.

Jadi, bagaimana kita dapat menentukan dengan pasti apakah cermin tersebut adalah cermin biasa atau cermin 2 arah?. Kalau di bilik polis, iaitu di ruang soal siasat, sudah dapat dipastikan cerminnya 2 arah tapi untuk di Public Area do this thing :

LAKUKANLAH TEST SEDERHANA (TEST KUKU JARI)

Letakkan ujung kuku anda di atas permukaan cermin. Jika ada jarak (gap) antara kuku anda dan bayangan kuku anda di cermin, dapat dikatakan bahwa cermin itu adalah cermin biasa (selamat).Tetapi, jika kuku anda terus menyentuh bayangan kuku anda di cermin, hati-hatilah, kerana benda itu adalah cermin 2 arah ! Kerana itu ingatlah selalu, setiap kali anda melihat cermin di tempat-tempat umum seperti disebutkan di atas, lakukanlah "TEST KUKU JARI". Tidak perlu membayar. Mudah dilakukan, dan ini mungkin boleh menyelamatkan anda dari "PERKOSAAN VISUAL" !


Para wanita : Sila beri tahu teman-teman anda yang lain.

Para lelaki: Sila beri tahu isteri, anak perempuan atau teman wanita anda..

Dan Sila Klik "Share" Dan Share Di Facebook Anda.. Sebarkan!



Ahad, 4 Disember 2011

ANTARA ALASAN TAK TUTUP AURAT DAN JAWABNYA~




KOLEKSI ALASAN BASI WANITA ISLAM
APABILA DITEGUR TENTANG AURAT MEREKA


1) "Walaupun kami tak pakai tudung, tapi kami sembahyang. Baik dari yang pakai tudung tapi tak sembahyang.."

Jawapan: 
Dua-dua jenis golongan ni sama-sama teruk. Sembahyang dan pakai tudung (tutup aurat) itu WAJIB dalam Islam ,kalau tak buat salah satu akan tetap berdosa besar. Jangan nak bangga diri konon lebih baik..

2) "Pakai tudung labuh tapi perangai buruk nak buat ape, baik lagi orang yang tak pakai tudung, tapi hati baik..."

Jawapan:
Pakai hijab, tudung dan menutup aurat itulah yang membezakan antara wanita Islam dan wanita bukan Islam. Hati baik walaupun tak perlu tutup aurat, itu macam ciri-ciri orang kafir bunyinya. Orang kafir memang sebegitu, pakai skirt pendek, pakai baju nampak bra tetapi hati baik. Habis apa yang membezakan wanita Islam ?


3) "Suka-suka hati je nak paksa-paksa kami solat, suruh kami pakai tudung, kan dalam Islam tiada paksaan ?"

Jawapan:
Ayat Al-Quran "..tiada paksaan dalam Islam" itu merujuk kepada orang-orang bukan Islam tidak wajib menganut dan mengikut cara Islam jika mereka tidak rela. Tetapi untuk orang-orang Islam, mereka BOLEH DIPAKSA untuk mengikut hukum-hukum syariah yang ada...contohnya hukum hudud....qisas..tak payah putar belit pulak...anak tak tutup aurat, boleh dipaksa dan dihukum sepatutnya..

4) "Kami pakai ketat-ketat pun, kami masih pakai tudung.. apa salahnya ?"

Jawapan:
Pakai pakaian yang menampakkan bentuk badan (ketat-ketat), sama je macam tak pakai pakaian langsung. Ertinya dalam Islam, kalau seseorang wanita memakai baju ketat dan seluar sendat tu, samalah macam orang yang berbogel. Tudung tu kira tiada makna...bertudung tetapi nampak macam telanjang, apa gunanya..?

5) " Tipulah pakai sanggul tinggi-tinggi tu tak cium bau syurga..?

Jawapan:
Hukum pakai sanggul tinggi, hadis mengatakan jika pakai takkan cium bau syurga. So kalau tak nak cium bau syurga takpela, teruskan pakai la sanggul tinggi (macam bonggol unta) tu...

Jumaat, 2 Disember 2011

Pengertian "La ikra'afiddin"~




Memang diakui dalam Islam tidak ada paksaan dalam beragama. Seseorang bukan Islam tidak boleh dipaksa dengan sewenang-wenangnya supaya memeluk Islam. Sepanjang sejarahnya Islam tidak pernah memaksa seseorang memeluk agamanya secara kekerasan.  Apa yang berlaku ialah ramai golongan yang bukan Islam memeluk Islam secara sukarela setelah melihat kebaikan agama Islam dan kesesuaiannya dengan fitrah semula jadi mereka.  Tidak kurang juga yang memeluk Islam setelah berpuashati dengan kajian yang mereka lakukan.


Pelaksanaan hukum murtad kepada orang yang murtad sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan konsep tidak ada paksaan dalam agama. Ini kerana seseorang yang bukan Islam tidak boleh dipaksa menerima Islam. Mereka bebas memilih agama yang mereka ingin anuti. Bagaimanapun setelah mereka memilih Islam, dengan sendirinya mereka tertakluk dengan undang-undang dan peraturan yang ada dalam agama Islam. Jika mereka melakukan kesilapan, mereka akan dihukum berdasarkan peraturan dan undang-undang yang ada dalam agama Islam. Islam ada maruahnya tersendiri. Apabila maruahnya telah dicabul, maka pencabulnya berhak mendapat hukuman setimpal menurut undang-undang Islam.


Kedudukannya tak ubah seperti seorang murid yang baru memasuki alam persekolahan.  Sekolah yang dimasukinya mempunyai peraturan sendiri. Jika murid-muridnya melanggar disiplin sekolah maka pihak sekolah berhak melaksanakan hukuman ke atas murid yang melanggar peraturan itu dan perbuatan pihak sekolah ini tidak boleh dinyatakan sebagai melanggar kebebasan murid berkenaan. Jika seseorang murid boleh berbuat apa sahaja disekolah, boleh menampar dan menumbuk kawan-kawannya sendiri, malah boleh membunuh mereka dengan mudah, jelaslah sekolah berkenaan berkenaan tidak ada maruah diri dan tidak ada disiplin.


Tidak ada seorang yang berakal waras dan sihat yang ada di muka bumi ini sanggup mengatakan menguatkuasakan undang-undang bermakna menyekat kebebasan seseorang.  Kebebasan murid berkenaan berbuat demikian akan menimbulkan kemusnahan kepada sekolah berkenaan dan akan menjejaskan nama baiknya sendiri. Andaikata menguatkuasakan undang-undang itu dikatakan menyekat kebebasan, sudah pasti menangkap para perompak dikatakan menyekat kebebasan perompak itu sendiri untuk menjalankan aktivitinya.


Dalam dunia hari ini Allah SWT menciptakan alam cakerawala dengan peraturannya sendiri. Bulan bebas berputar, begitu juga dengan matahari, namun putaran bulan dan juga matahari adalah di atas paksi masing-masing sesuai sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Andaikata Allah SWT membiarkan matahari bergerak bebas tanpa undang-undang yang mengawalnya, sudah pasti akan mendatangkan kemudaratan yang cukup besar kepada alam maya ini.


Sehubungan dengan itu Islam juga mempunyai peraturan dan maruah serta kehebatannya tersendiri. Jika seseorang boleh saja memeluk dan keluar dari Islam dengan mudah, sudah pasti mencemarkan nama baik Islam itu sendiri, kerana itu yang terlibat berhak menerima hukuman-hukuman yang setimpal termasuklah hukuman hudud kerana murtad.


Hukuman ini tidak bertentangan dengan konsep bebas memilih agama. Tambahan pula Islam adalah satu agama yang sudah lengkap merangkumi soal-soal hubungan dengan Allah, hubungan sesama makhluk, merangkumi persoalan ibadat, munakahat, muamalat, jinayat, siyasah dan hubungan antarabangsa. Tidak ada satu agamapun di dunia ini yang mana syariatnya begitu syumul seperti Islam. Memilih agama lain menunjukkan pemilihnya tidak menggunakan akalnya sesuai dengan fitrah semula jadinya sendiri.


Satu perkara lagi konsep kebebasan itu juga perlu difahami. Apa yang didakwa oleh orang-orang barat sebagai kebebasan mutlak itu sebenarnya tidak tepat dan tidak berlaku, kerana mereka masih juga terikat dengan peraturan yang mereka buat sendiri. Kalau seseorang itu pergi ke pejabat pos untuk membayar bil elektrik, tiba-tiba ia melihat orang ramai sedang berbaris panjang menunggu giliran masing-masing untuk membayar bil-bil eletrik dan bil-bil air masing-masing, lantas kita terus ke kaunter bayaran tanpa mengikut giliran, atas nama kebebasan, sudah pasti kita akan dimarahi oleh mereka yang sedang berbaris panjang itu. Ini menunjukkan kita tidak mempunyai kebebasan yang mutlak, malah kebebasan kita terikat dengan peraturan yang dibuat.


Kalau dinilai atas nama kebebasan, maka seseorang itu boleh merogol isteri orang yang lalu lalang dihadapan suaminya dan suami tidak berhak melarangnya. Inilah yang dikatakan kebebasan sebenar, tetapi apa yang kita lihat ialah suami kepada wanita berkenaan akan mengambil tindakan undang-undang kepada pihak yang merogol isterinya dan boleh jadi orang ramai yang menyaksikan kejadian itu akan turut memukulnya sehingga pengsan.


Jadilah jelaslah kepada kita melaksanakan hukum hudud murtad tidak dikatakan melanggar kebebasan seseorang, kerana kebebasan seseorang itu masih terikat dengan peraturan. Sebaliknya melaksanakan hukum hudud murtad tidak lebih dari menguatkuasakan undang-undang yang terdapat dalam agama Islam itu sendiri.  

wallahualam


PERSIDANGAN BANGSA-BANGSA BERSYAITAN SEDUNIA



Menjelang penghujung tahun , bermacam-macam persidangan telah diadakan untuk
membentangkan laporan aktiviti. Dikalangan bangsa-bangsa syaitan sedunia juga turut mengadakan
persidangan mereka untuk membentangkan laporan dan mengambil langkah-langkah wajar untuk
terus meyesatkan golongan manusia.

Suatu persidangan syaitan-syaitan sedunia baru-baru ini telah diadakan di puncak VILLA
IBLISSIYAH bersebelahan KASINO di Genting Highland.Persidangan ini dihadiri oleh setiap
wakil-wakil syaitan dari seluruh pelusuk dunia bermula dari BERMUDA TRIANGLE sehingga dari
negeri di Kutub selatan..

Majlis ini diadakan untuk memebentangkan laporan-laporan aktiviti syaitan-syaitan sedunia. Majlis
itu telah dirasmikan oleh IBLIS LAKNATULLAH yang bertindak sebagai pengerusi majlis. Setiap
yang hadhir akan membentangkan laporan-laporan terperinci serta pelan-pelan tindakan yang akan
diambil untuk menyesatkan golongan manusia.

Laporan dimulai oleh seekor syaitan yang bermata juling bernama BAILL Klentong yang datang
dari AS.
IBLIS : Apa yang kau nak lapurkan kepada kami wahai BAIL? tanya iblis
Baill : Wahai raja segala syaitan... aku telah berjaya menghasut seorang Raja yang bernama
Soddom yang tinggal berhampiran negara Babelon, lalu ia dengan kekuatan tenteranya telah
menyerang dan melakukan kerosakan ke atas negara jirannya. Akibatnya negaranya megalami
sekatan perdagangan dari PBB PERSIDANGAN BANGSA2 BERSYAITAN SEDUNIA.
Akhirnya rakyatnya yang tidak berdosa menderita sebab tak cukup makan..

Syaitan-syaitan yang lain bersorak sambil menggoyangkan ekor masing2. Iblis : Bagus kerja kau ni
Baill..Cuba pertingkatakan kualiti kau di masa-masa depan..

Berikutnya bangun pula seekor syaitan yang bernama Brutus Galihole yang datang dari negeri Mesir
untuk memberikan laporannya.
Galihole: Boss...aku berjaya mnenghasut sepasang suami isteri yang akibat dari hasutan aku mereka
telah bercerai berai..Adalah punya buduhhhh pasangan itu, sebab pasal ikan bakau pun mereka
sanggup bercerai..si suami tu beli ikan pari, suruh isteri dia bakau tetapi aku lalaikan isterinya suruh
rebus dengan tempoyak..suami dia melenting lalu diceraikan isterrinya..Itulah sebabnya kalau tidak
bersabar dan tidak beriman..

Haaa.haanaa Syaitan-syaitan yang lain tergelak besar mendengarkan cerita Galihole..Iblis hanya
tersenyum sahaja tanpa memberikan reaksi.

Kemudian ia memanggil pula syaitan yang bernama Redhovan Kelicik yang berasal dari Serbia...
Redhovan: Wahai IBLIS...KL sekarang ni dah banyak berubahlah..dulu masa aku datang tak de
pun KL Tower....nasib baik tak terlanggar tadi, aku ingatkan menatang apa yang bercahaya-cahaya
dari jauh ni...kau tahu tak kat KL jemm punyalah teruk....masa jem tu lah aku racun fikiran dia
orang tu...ada sorang tu tension sangat pasal jem sehingga bila orang lain hon dia, dibunuhnya orang
tuu...padan muka dia ..sekarang ni ada kat PUDU JAIL...besok mati dah tentu sama-sama dengan
kita kat neraka...

Kemudian bangunlah seekor syaitan yang buta sebelah matanya bernama S.Vellooo berasal dari
negara tuan rumah, Malaysia..Berkata S.Vellooo." Wahai raja ku...kat tempat aku dulu mulanya
ramai yang rajin sembahyang .. tapi selepas aku goda mereka dengan kemewahan dan
macam-macam lagi bentuk hiburan maka ramai yang tidak sembahyang, mereka asyik khayal
dengan wayang 3Dlah, dengan judilah, dan macam-macam jenis hiburan kat luar tuu.. kalau ada
juga yang sembahyang aku ganggu dia masa dia sembahyang sehingga start sembahyang sampai
habis asyik tak khusyuk je dok fikir ekonomi yang meredumlah, airlah, saham GENTINGlah
,TELEKOMlah yang jatuh...ada juga yang berjaya ku pengaruhi supaya jangan sembahyang awal
waktu..sehinggakan ada tuu yang sampai nak habis waktu zohor baru sembahyang sebab lepas tu
boleh terus sambung dengan Asar..tak payah nak makeup 2 kali... Aku yakin TUHAN TAK
AKAN TERIMA SEMBAHYANG ORANG SEPERTI ni.. Mudah-mudahan kat akhirat nanti
ramai le kekawan kita.

Selepas itu muncullah pula seekor syaitan bernama JOSOP.. JOSOP : Sebenarnya kerja aku
bukannya apa-apa..cuma main-main sahaja.. IBLIS : Apa main-main pulak niii...kita semuanya
mesti seriuos dalam usaha meyesatkan golongan manusia...Haa cepat berikan lapuran kamu..

JOSOP : Wahai tuanku..sabar lah sampai aku beri lapuran...gini,,kerja aku cuma hasut orang tukar
agama ,,tuuu jelah kerja akuuu...Baru-baru nii..heboh satu Malaysia pasal kes apo
bondonya...riddah..murtadlah tuu..Si Ecah tuuu...aku punya kerjalah tuuuuu..Anak tok sheh
nuuu.kau orang ingat senang nak pujuk dia..Bukan setakat tuu,,,beribu-ribu orang sedang diproses
permohonannya ....cuba periksa kat JAWI ke JAIS ke, PUSAT tak ISLAM kalau tak caya..kata
JOSOP dengan bangga..

Maka bertanyalah sahabat-sahabatnya..apakah rahsia kejayaan JOSOP...Jawab JOSOP "Kat
Malaysia nii... mana ada undang-undang nak cegah...aku pujuk-pujuk dengan sedikit kemewahan
le...dengan jantan lee..dengan betina le...hancussss.... semuanya boleh pulun...La niii depa tengah
dok bising-bising pasal nak jalankan undang-undang murtad...Aku masuklah leee jarum akuuu..Aku
suruh diaorang pakai undang-undag 356...tahu tak apa apo bondonya...3 tahun penjara, 5,000 RM
dan 6 sebatan...kalau setakat undang-undang manusia gerentinya kita boleh makan..yang aku takut
undang-undang ALLAH..kalau mereka laksanakan habislah kita...

IBLIS menganguuk kepalanya sambil berkata "Syukur aku ada syaitan macam kau ni" teruskan
usaha...mungkin hujung tahun aku akan bagi sedikit insentif kepada kau ...

Seekor syaitan remaja yang berasal dari utara Kedah pula bangun memberi lapuran "Aku ni syaitan
muda..kerja aku goda teman setia aku yang sebaya dari kalangan manusia untuk buat maksiat..cuba
nengok tuuu...betapa punya banyaklah bohjanleh..bohsia_lee..ntah apa-apa boh lagi...

Tak dengar ke baru-baru ni kan ada pesta seks remaja...aku punya kerja le tuuu..sekarang ni masih
boleh jalan la sebab pemimpin mereka tak tegas nak basmi..mereka lebih sibuk dengan urusan rebut
jawatan....Syoknya nengok remaja-remaja nuu buat kerja-kerja terkutuk tuuuu...eehmmmmm.

Seekor syaitan yang gendut perutnya dengan badan yang berkurap bangun mencelah untuk
memberikan laporannya...Katanya dia datang dari Bangunan MALL sebelah HOTEL LEGEND. "
Tuanku...dulu masa aku mula-mula menetap kat MALL tuu..taklah teruk sangat..sekarang nii nak
naik lif aje kena tunggu beberapa minit..Masa dulu ramai yang pakai tudung tutup kepalanya...lepas
tu aku berusaha bersunguh-sungguh sehingga akhirnya ramai yang dah tak pakai tudung lagi...Ade
pulak tu yang mana-mana pakai tu aku hasut dia supaya di pakai kerana supaya dipandang
cantik...Jadi dia pakai bukan kerana ALLAH..tentu ALLAH tak terima...nanti kat akhirat nanti
tentu kena pakai tudung dari cairan tembaga yang mendidih...aduhhh sakitnya .......

IBLIS mencelah " Bagus kerja kamu semua niii...Ada sapa-sapa lagi yang nak beri laporan..."
Masing-masing berpandangan anatara satu sama-sama lain..Tiba-tiba dari pintu belakang bangunlah
seekor syaitan yang bernama WAK LENTOK atau nama samarannya WAK TERKUTUK yang
tempang kakinya. Ia berjalan menuju ke hadapan terhencot-hencot dengan tongkat daripada tulang
ba_bi...Syaitan-syaitan yang lain terdiam sambil masing-masing dalam hati berkata "Apa pulak yang
nak diperkatakan oleh sitempang ni..."

WAK LENTOK : Wahai IBLIS...Raja segala-syaitan" katanya dengan kuat..IBLIS yang waktu itu
terkhayal mungkin terkenang masa dia diusir dari SYURGA dulu akibat tidak patuh perintah
ALLAH dan puas hatinya bila dapat menyesatkan manusia, terkejut dengan kata-kata WAK
LENTOK..

WAK LENTOK menyambung lagi...

" Dengar sini semua...sepanjang hidup ku ini...aku hanya menjalan suatu aktiviti sahaja iatu
menghalang manusia dari belajar atau mengajar ilmu agama ... Inilah sahaja kerja aku sepanjang
hidupku..Warisan orang tua ku....Bila ada sahaja majlis ilmu aku akan lalaikan mereka...Ada yang
pergi lepak-lepak main game lah, ada yang seronok-seronok pergi makan...ada yang aku hasut
supaya pergi tidur le nengok tv laa dan macam-macam lagi. sebab tu aku lewat sikit tadi sebab
sebelum tuu aku singgah sebentar kat tempat orang buat surat kabau kat Sg. Besi tuu..Aku tolong
kawan aku tulis TULISAN YANG SESAT LAGI BOLEH MENYESATKAN MANUSIA ...

Lepas tu aku singgah kejap kat bawah tempat persidangan kita nii..Kau lihat kat sebelah
persidangan kita..Berapa ramai yang sedang main judi tuuuu...JADILAH MEREKA ORANG
YANG JAHIL DALAM ILMU AGAMA DAN APABILA MEREKA BERAMAL, MEREKA
BERAMAL TANPA ILMU AGAMA DAN HANYA IKUT-IKUT SAHAJA. INI SUDAH
TIDAK SAH DAN TIDAK AKAN DITERIMA OLEH ALLAH ...sudah tentu kat akhirat nanti
ramai le teman-teman kita dari kalangan manusia....

Mendengar penjelasan WAK LENTOK tersebut, IBLIS melompat kegirangan sehinggga
terkentot-kentot mengeluarkan bau yang sangat busuk...Syaitan-syaitan yang lain-terkejut
kehairanan sambil menutup hidung mereka lalu bertanya kepada IBLIS...

" Apa yang bagus sangat si tempang tuu buat sehingga kau terlalu gembira sedangkan kami ni dah
buat kira lagi hebat..." Maka jawab IBLIS sambil menepuk-nepuk bon_tot IFRIT "Inilah yang kau
tak tahu ni...Kamu semua mesti giatkan usaha untuk menghalang orang dari mancari ilmu...Marilah
aku tunjukkan kamu akan kelebihan ILMU AGAMA.

Maka mereka beramai ramai menuju sebuah tempat kalau tak silap di daerah pantai timur..Sungai
Golok namanya..Di sana ada seorang tua yang sangat rajin beribadat... Kemudian IBLIS bertanya
kepada orang tua....

"PAKCIK ...saya tak tahu nii...nak tanya satu soalan lah pakcikk..Boleh ke tuhan memasukkan
bumi nii dalam sebiji telur...."kata iblis yang menyamar sebagai orang muda..

Termenung orang tua yang jahil itu memikirkannya..iyelah...macammana Allah nak masukkan dunia
yang besar ni dalam sebiji telur..katanya dalam hati....Kemudian ia berkata "" Enntahhhlah...pakcik
pun tak tahu'' rasanya tak boleh kut.''' "Baiklah pakcikkk''' kata iblis lalu ia dan pengikutnya chow
dari tempat itu menuju ke tempat lain bernama Kg Rawa...

Berjumpalah mereka dengan seorang ustaz yang sedang mengajar.... " Ustaz...nak tanya satu
soalan....boleh tak tuhan memasukkan bumi ni ke dalam sebiji telur...Maka dijawab oleh ustaz
tersebut' ''Sudah tentu boleh sebab tuhan Maha Berkuasa, bila tuhan berkata JADI, MAKA
JADILAH...wallahuallam..." "Iyeke pakciikk..mustahil dunia yang besar ni boleh dimasukkan dalam
sebiji telur..kata IBLIS untuk meniupkan rasa was-was dalam hati ustaz tu..

"Tiada perkara yang mustahil bagi ALLAH..Bagaimana caranya wallahhualam'' "terima kasih
pakcik..Kata IBLIS sambil meminta keizinan untuk berambus....

Kata iblis kepada sahabatnya..."Kau lihat bagaimana mudahnya seorang itu menjadi kafir apabila
berkata ia tidak tahu samada tuhan boleh memasukkan bumi dalam sebiji telur akibat tidak
berilmu....dan bagaimana sukarnya untuk menyelewengkan orang yang berilmu.. Oleh itu aku minta
kamu semua supaya berusaha bersungguh-sugguh mencegah orang daripda mencari ilmu mudahan
berkat usah kamu ramaile kekawan kita kat neraka nanti... . SESUNGGUHNYA AKU LEBIH
TAKUT DARI SEORANG YANG BERILMU DARI 1000 ORANG YANG RAJIN
BERIBADAT TANPA ILMU...

Kesimpulan...

Tuan-tuan yang dimuliakan oleh ALLAH..Mudah-mudahan kita tidak termasuk dalam golongan
yang dinyatakan oleh IBLIS dan konco-konconya...Marilah kita bersama-sama memantapkan ilmu
agama kita agar tidak mudah ditipu oleh syaitan dan memenuhkan majlis-majlis ilmu di mana-mana
saja kita berada..

Semoga ada manfaatnya dari kisah benar ni...... ----

KETAKWAAN MEMERLUKAN KEIMANAN -----KEIMANAN TIDAK AKAN
DIPEROLEHI TANPA ILMU YANG MANTAP

wallahuallam.....

Khamis, 1 Disember 2011

MEMBACA SECARA BERKESAN~



Membaca adalah satu proses yang sangat penting untuk mendapat ilmu dan maklumat.  Kebanyakan pelajar mempunyai tabiat belajar yang buruk.  Akibatnya mereka menghadapi masalah seperti cepat bosan, jemu, kurang minat, mengantuk dan sebagainya.   Lama-kelamaan jika diteruskan juga akan membuatkan pelajar rasa malas untuk membaca. Kesedaran tentang betapa pentingnya ilmu dalam kehidupan perlu ditanam dalam diri pelajar.  Dengan ilmu manusia disanjung, dikagumi dan dihormati.  Kejayaan dan kecemerlangan hidup tidak mungkin tercapai tanpa ilmu.








Persediaan Sebelum Membaca.

Langkah-langkah yang berikut perlu diambil untuk memastikan pelajar mampu membaca secara berkesan.
1.      Pilih masa belajar yang sesuai.  Waktu belajar yang paling sesuai ialah ketika kurangnya gangguan terhadap tumpuan.  Badan tidak letih dan perut tidak terlalu kenyang.  Wastu subuh adalah merupakan waktu yang paling ideal untuk belajar.
2.      Pilih suasana yang sesuai.  Iaitu suasana yang terang, kemas, bersih, nyaman, tenang dan tersusun.
3.      Pastikan kedudukan badan yang betul dengan buku dijarakkan lebih kurang satu kaki dari mata.
4.      Mulakan dengan bacaan Bismillah dan doa agar diterangkan hati.
 
Pelbagai Cara Membaca. 
Terdapat tiga cara membaca bergantung kepada tujuan satu-satu sessi pembacaan itu dilakukan.
1.      Membaca untuk hiburan.  Membaca untuk tujuan berhibur tidak memerlukan daya tumpuan yang tinggi.  Bahan-bahan yang biasa dibaca ialah majalah, komik, novel, cerpen, akhbar dan sebagainya.
2.      Membaca untuk mencari maklumat tertentu.  Ada ketikanya anda membaca semata-mata untuk mencari maklumat yang tertentu sahaja.  Anda boleh membaca seimbas dan pantas bagi mencari lokasi maklumat yang dicari.  Anda perlu merujuk kepada isi kandungan dan indeks bagi mendapatkan maklumat dengan lebih cepat.  Anda boleh terus membelek muka surat yang berkaitan dan memlambatkan bacaan anda bagi menyaring maklumat yang ada.
3.      Membaca secara kritikal.  Membaca cara ini perlu apabila anda membaca untuk memahami konsep, istilah, logik dan sebagainya.  Membaca secara kritikal adalah kaedah yang betul ketika menelaah mata pelajaran anda.  Dengan menggunakan pendekatan ini, belajar nyata lebih seronok dan tidak membosankan.  Minat juga mula terbit apabila anda mula memahami isi kandungan yang dibaca.

Langkah-langkah Membaca Secara Kritikal.

·         Melihat seimbas.  Berikan perhatian kepada perkara-perkara yang berikut.
-  Lihat tajuk-tajuk kecil dan dapatkan perkaitan (jika ada) diantara tajuk-tajuk tersebut.
-  Amati seimbas rajah, peta, jadual, carta, radas,gambar dan sebagainya.
-  Lihat soalan-soalan yang ada termasuk soalan-soalan dibahagian belakang sesuatu bab / tajuk utama.
-  Catatkan sebarang persoalan (jika ada) yang timbul dalam fikiran pada sehelai kertas.
·         Baca pendahuluan dan kemudian baca bahagian kesimpulan / penutup.
·         Baca secara terperinci, ayat demi ayat, perenggan demi perenggan.  Terjemahkan setiap penjelasan dalam bentuk gambaran minda.
·         Jangan pindah perenggan selagi anda tidak memahami apa yang sedang dibaca. Perlahankan rentak bacaan anda apabila tiba dibahagian yang sukar.  Ulang baca beberapa kali sekiranya perlu.
·         Gariskan fakta-fakta penting.  Buatkan ringkasan kedalam nota peperiksaan anda.
·         'Highlight' setiap kata kunci.
·         Gunakan kod warna misalnya warna kuning untuk nama orang, warna biru untuk tarikh dan sebagainya.
·         Yakinkan diri anda yang anda mampu menguasai bahan yang dibaca.
·         Setelah habis satu perenggan, tutup buku dan nota anda.  Fikirkan atau gambarkan semula apa yang telah anda baca. Setelah habis satu tajuk kecil, ambilkan sehelai kertas dan lakarkan kembali apa yang telah anda baca dalam bentuk peta minda atau peta konsep.

Wallahualam. =) harap dapat membantu insya Allah
 

KISAH LIMA PERKARA ANEH~






Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqah yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahawa antara Nabi-Nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara. Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi, "Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat:-

1.      Apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah,

2.      Engkau sembunyikan,

3.      Engkau terimalah,

4.      Jangan engkau putuskan harapan,

5.      Larilah engkau daripadanya."



Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi kebingungan sambil berkata, "Aku diperintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan." Maka Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit itu dengan hasrat untuk memakannya. Ketika dia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan diri sehingga menjadi sebesar buku roti. Maka Nabi pun mengambilnya lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Dia pun mengucapkan syukur 'Alhamdulillah'.
Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya lalu bertemu pula dengan sebuah mangkuk emas. Dia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan, lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang lalu ditanamkan mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu terkeluar semula. Nabi itu pun menanamkannya semula sehingga tiga kali berturut-turut. Maka berkatalah Nabi itu, "Aku telah melaksanakan perintahmu." Lalu dia pun meneruskan perjalanannya tanpa disedari oleh Nabi itu,  mangkuk emas itu keluar semula dari tempat ia ditanam.




Ketika dia sedang berjalan, tiba-tiba dia ternampak seekor burung helang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata, "Wahai Nabi Allah, tolonglah aku." 
Mendengar rayuan burung itu, hatinya merasa simpati lalu dia pun mengambil burung itu dan dimasukkan ke dalam bajunya. Melihatkan keadaan itu, lantas burung helang itu pun datang menghampiri Nabi itu sambil berkata, "Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh itu janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku."


Nabi itu teringatkan pesanan arahan dalam mimpinya yang keempat, iaitu tidak boleh putuskan harapan. Dia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya dia membuat keputusan untuk mengambil pedangnya lalu memotong sedikit daging pehanya dan diberikan kepada helang itu. Setelah mendapat daging itu, helang pun terbang dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya. Selepas kejadian itu, Nabi meneruskan perjalananya. Tidak lama kemudian dia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya, maka dia pun bergegas lari dari situ kerana tidak tahan menghidu bau yang menyakitkan hidungnya. Setelah menemui kelima-lima peristiwa itu, maka kembalilah Nabi ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya dia berkata, "Ya Allah, aku telah pun melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberitahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku erti semuanya ini."


Dalam mimpi beliau telah diberitahu oleh Allah S.W.T. bahawa,

1.    Engkau makan itu ialah marah. Pada mulanya nampak besar seperti bukit tetapi pada akhirnya jika  bersabar dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.

2.    Semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan nampak jua.

3.    Jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya.

4.    Jika orang meminta kepadamu, maka usahakanlah untuknya demi membantu kepadanya meskipun kau     sendiri berhajat.

5.    Bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan hal seseorang). Maka larilah dari orang-orang yang  sedang duduk berkumpul membuat ghibah."



Saudara-saudaraku, kelima-lima kisah ini hendaklah kita semaikan dalam diri kita, sebab kelima-lima perkara ini sentiasa sahaja berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Perkara yang tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengata hal orang, memang menjadi tabiat seseorang itu suka mengata hal orang lain. Haruslah kita ingat bahawa kata-mengata hal seseorang itu akan menghilangkan pahala kita, sebab ada sebuah hadis mengatakan di akhirat nanti ada seorang hamba Allah akan terkejut melihat pahala yang tidak pernah dikerjakannya. Lalu dia bertanya, "Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Kamu berikan ini tidak pernah aku kerjakan di dunia dulu." Maka berkata Allah S.W.T., "Ini adalah pahala orang yang mengata-ngata tentang dirimu." Dengan ini haruslah kita sedar bahawa walaupun apa yang kita kata itu memang benar, tetapi kata-mengata itu akan merugikan diri kita sendiri. Oleh kerana itu, hendaklah kita jangan mengata hal orang walaupun ia benar. wallahualam.


Isnin, 21 November 2011

Hukum Memberi Salam Antara Lelaki & Perempuan Ajnabi?



Oleh: Suhili bin Nain.

Salam yang dimaksudkan di sini adalah ucapan salam, dan bukannya berjabat tangan. Ada pun, tentang hukum berjabat antara lelaki dan perempuan ajnabi yang bukan mahram, maka ianya adalah haram.
Di dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi rahimahullah, dalam kitab Salam, ada bab yang bertajuk:
باب سلام الرجل على زوجته والمرأة من محارمه وعلى أجنبية وأجنبيات لا يخاف الفتنة بهن، وسلامهن بهذا الشرط
 Maksudnya lebih kurang:
“Bab salam orang lelaki kepada isterinya dan wanita yang menjadi mahramnya dan kepada wanita ajnabi – seorang atau banyak – yang tidak dikhuatiri  tidak menimbulkan fitnah. Begitulah juga salam perempuan kepada lelaki dengan syarat tidak menimbulkan fitnah.”
Dalam bab ini, Imam An-Nawawi rahimahullah meletakkan 3 buah hadis. Ada yang perbuatan sahabat dan ada juga perbuatan Rasulullah s.a.w yang dilaporkan oleh sahabat r.anhum. Hadis pertama, riwayat al-Bukhari, riwayat kedua riwayat Muslim dan hadis ketiga diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmizi.
  1. Daripada Sahl bin Sa’ad radhiallahu 'anhu, katanya: “Di rumah kami ada seorang wanita, atau dalam riwayat lain disebutkan: “Kami mempunyai seorang wanita yang sudah tua. Ia mengambil dari pokok tanaman sayur bernama Silik, lalu sayur tu diletakkan olehnya dalam kuali dan ia menumbuk-numbuk biji-bijian gandum. Maka jikalau kami semua telah selesai mengerjakan solat jumaat, kami pun pulanglah lalu kami mengucapkan salam kepada wanita tadi, kemudian ia menghidangkan makan yang dimasaknnya itu kepada kami. – Riwayat Al-Bukhari, hadis no. 860 dalam Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi.
  2. Daripada Ummu Hani yakni Fakhitah bte. Abu Thalib radhiallahu ‘anha, katanya: “Saya datang di tempat Nabi s.a.w pada hari penaklukan kota Makkah dan beliau s.a.w sedang mandi, sedang Fathimah menutupinya, kemudian saya mengucapkan salam padanya.” Dan selanjutnya Fakhitah menyebutkan kelanjutan hadis ini sehingga selesai. – Riwayat Muslim, hadis no. 861 dalam Riyadhus Shalihin.
  3. Daripada Asma bte Yazid radhiallahu ‘anhu, katanya: “Nabi s.a.w berjalan melalui kami (kelompok kaum wanita), lalu beliau s.a.w mengucapkan salam kepada kami.” – Riwayat Abu Dawud dan At-Tirmizi dan At-Tirmizi menyatakan hadis ini hasan. Hadis no. 862 dalam Riyadhus Shalihin. Hadis ini turut diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Syaikh Al-Albani menshahihkan hadis ini dalam tahqiqnya ke atas Sunan Abu Dawud dan Sunan Ibnu Majah.
Daripada sini, hukum memberikan salam antara lelaki perempuan itu adalah dibolehkan dengan syarat ianya tidak menimbulkan fitnah dan menjurus kepada perkara-perkara haram. Dan sebagai peringatan, hukum asal ikhtilat (percampuran/pergaulan) antara lelaki ajnabi dan perempuan ajnabi adalah haram, melainkan ada sebab-sebab yang dibenarkan oleh syarak. Oleh itu, apabila anda ingin memberikan salam kepada perempuan atau sebaliknya, maka perhatikan, adakah ianya menurut keperluan syarak atau sekadar suka-suka? Sekiranya tidak jelas bagi anda, maka jauhilah dan bersikap warak. Takut dan bimbanglah terhadap fitnah wanita.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam:
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً هِيَ أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنْ النِّسَاءِ
“Tidak aku tinggalkan selepas (kewafatan) ku fitnah yang lebih memudaratkan ke atas lelaki berbanding fitnah wanita.” – Shahih Muslim, hadis no. 4924.
 
Wallahu 'alam.

P/S: Riyadhus Shalihin bukanlah kitab khusus yang membicarakan hukum Fiqh, tetapi ianya adalah kitab yang menghimpunkan hadis-hadis yang kebanyakannya terdiri daripada hadis berbentuk adab dan akhlak, dan terdapat juga padanya serba sedikit hadis hukum dan berkaitan akidah.

 


Sumber Rujukan:
  • Shahih Muslim, Maktabah Syamelah 2.0.
  • Riyadhus Shalihin, Maktabah Syamelah 2.0.
  • Shahih wa Dhaif Sunan Abu Dawud, Maktabah Syamelah 2.0.
  • Shahih wa Dhaif Sunan Ibnu Majah, Maktabah Syamelah 2.0.
  • Terjemahan Riyadhus Shalihin, terbitan Pustaka Nasional.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...